Selasa, 28 November 2017
A. Pendahuluan
Om swastyastu
Saya
ingin bercerita pada semua bahwa membaca adalah hal yang sangat
penting. Karena dengan membaca kita memperoleh pengetahuan. Jangan
pernah bosan dan malas untuk membaca. Karena kata pepatah orang buta pun
ingin membaca dan melihat,kenapa kita yang normal tidak ada kemauan
untuk membaca? Maka dari itu luangkanlah sedikit waktumu untuk membaca
buku.
B. Pengertian
Membaca adalah kegiatan meresepsi, menganalisis, dan
menginterpretasi yang dilakukan oleh pembaca untuk memperoleh pesan yang
hendak disampaikan oleh penulis dalam media tulisan. Kegiatan membaca meliputi membaca nyaring dan membaca dalam hati. Membaca nyaring adalah kegiatan membaca yang dilakukan dengan cara membaca keras-keras di depan umum. Sedangkan
kegiatan membaca dalam hati adalah kegiatan membaca dengan saksama yang
dilakukan untuk mengrti dan memahami maksud atau tujuan penulis dalam
media tertulis.C. Maksud dan tujuan membaca
Tujuan membaca:
secara umum yaitu mampu membaca dan memahami teks pendek dengan cara lancar atau bersuara beberapa kalimat sederhana dan membaca puisi ( Depdiknas ; 2004 : 15 ).
Menurut kurikulum 1994 tujuan membaca yaitu :
1.
Mampu memahami gagasan yang
didengar secara langsung atau tidak langsung.
2. Mampu membaca teks bacaan dan
menyimpulkan isinya dengan kata-kata sendiri.
3.
Mampu membaca teks bacaan secara
cepat dan mampu mencatat gagasan-gagasan utama ( Depdiknas ; 1994 : 18 ).
Jadi tujuan
akhir membaca intinya adalah memahami ide, kemampuan menangkap makna dalam
bacaan secara utuh, baik dalam bentuk teks bebas, narasi, prosa ataupun puisi
yang disimpulkan dalam suatu karya tulis ataupun tidak tertulis. Secara umum, tujuan
membaca adalah:
1.
mendapatkan informasi.
2.
memperoleh pemahaman.
3.
memperoleh kesenangan.
Sedangkan
secara khusus, tujuan membaca adalah:
1.
memperoleh informasi faktual.
2.
memperoleh keterangan tentang
sesuatu yang khusus dan problematis.
3.
memberikan penilaian kritis terhadap
karya tulis seseorang.
4.
memperoleh kenikmatan emosi.
5.
mengisi waktu luang.
Lebih lanjut
Nurhadi (1987) yang mengutip pendapat Waples (1967) menuliskan bahwa tujuan
membaca adalah :
1.
Mendapat alat atau cara praktis
mengatasi masalah.
2.
Mendapat hasil yang berupa prestise yaitu agar mendapat rasa lebih bila
dibandingkan dengan orang lain dalam lingkungan pergaulannya.
3.
Memperkuat nilai pribadi atau
keyakinan.
4.
Mengganti pengalaman estetika yang
sudah usang.
5.
Menghindarkan diri dari kesulitan,
ketakutan, atau penyakit tertentu.
Hal menarik
diungkapkan oleh Nurhadi (1987) bahwa tujuan membaca akan mempengaruhi
pemerolehan pemahaman bacaan. Artinya, semakin kuat tujuan seorang dalam
membaca maka semakin tinggi pula kemampuan orang itu dalam memahami bacaannya.
1.
Fungsi intelektual
Dengan banyak membaca
kita dapat meningkatkan kadar intelektualitas, membina daya nalar kita. Contoh
: membaca buku-buku pelajaran, karya-karya ilmiah, laporan penelitian, skripsi,
tesis, disertasi, dll. (Amir, 1996:4)
2.
Fungsi Pemacu Kreatifitas
Hasil membaca kita
dapat mendorong, menggerakkan diri kita untuk berkarya, didukung oleh keluasan
wawasan dan pemilihan kosa kata. Contoh : buku ilmiah, bacaan sastra, dan
lain-lain.
3.
Fungsi Praktis
Kegiatan membaca dilaksanakan
untuk memperoleh pengetahuan praktis dalam kehidupan, misal: teknik memotret,
teknik memelihara ikan lele, resep membuat minuman dan makanan, cara merawat
tanaman, dll.
4.
Fungsi Religious
Membaca dapat digunakan
untuk membina dan meningkatkan keimanan, memperluas budi, dan mendekatkan diri
kepada Tuhan.
5.
Fungsi Informatif
Dengan banyak membaca
bacaan, informasi lebih cepat kita dapatkan. Contoh: dengan membaca majalah dan
Koran dapat kita peroleh berbagai informasi yang sangat penting atau kita perlukan
dalam kehidupan sehari-hari.
6.
Fungsi Rekreatif
Membaca digunakan
sebagai upaya menghibur hati, mengadakan tamasya yang mengasyikkan. Contoh:
bacaan-bacaan ringan, novel-novel, cerita humor, fariabel karya sastra, dll.
7.
Fungsi Sosial
Kegiatan membaca mempunyai
fungsi social yang tinggi manakala dilaksanakan secara lisan atau nyaring.
Dengan demikian kegiatan membaca tersebut langsung dapat dimanfaatkan oleh
orang lain mengarahkan sikap berucap, berbuat dan berpikir. Contoh: pembacaan
berita, karya sastra, pengumuman, dll.
8.
Fungsi Pembunuh Sepi
Kegiatan membaca dapat
juga dilakukan untuk sekedar merintang-rintang waktu, mengisi waktu luang.
Contoh: membaca majalah, surat kabar, dll. (Amir, 1996:5).
Manfaat membaca:
1. Memperoleh banyak pengalaman
hidup.
2.Memperoleh pengetahuan umum dan
berbagai informasi tertentu yang sangat berguna kehidupan.
3. Mengetahui berbagai peristiwa
besar dalam peradaban dan kebudayaan suatu bangsa.
4.Dapat mengikuti perkembangan ilmu
pengetahuan dan teknologi mutakhir di dunia.
5.Dapat mengayakan batin, memperluas
cakrawala pandang dan pikir, meningkatkan taraf hidup, dan budaya keluarga,
masyarakat, nusa dan bangsa.
6.Dapat memecahkan berbagai masalah
kehidupan, dapat mengantarkan seseorang menjadi cerdik dan pandai.
7.Dapat memperkaya perbedaan kata,
ungkapan, istilah, dan lain-lain yang sangat menunjang keterampilan menyimak,
berbicara dan menulis.
8.Mempertinggi potensialitas setiap
pribadi dan mempermantap desistensi, dan lain-lain. (Amir, 1996: 6)
D. Referensi dan daftar pustaka
https://id.wikipedia.org/wiki/Membaca
http://dwicahyadiwibowo.blogspot.co.id/2014/04/tujuan-membaca-fungsi-membaca-dan.html
E. Penutup
Demikianlah sedikit copy-an tentang membaca,moohon maaf atas segala kesalahan dan kekurangannya. Terimakasi untuk semua sumber referensi. Salam sukses
Om shanti,shanti,shanti om